11 Nov 2014


Tahun politik adalah tahun dimana semua orang sibuk dengan hiruk pikuk kampanye . Terlebih lebih partai politik, cukong cukong , capres ,caleg ,tim sukses sampai sukarelawan . Semuanya sibuk untuk meraih simpati rakyat , memenangkan calon jagoannya .

Selain itu, tahun politik juga menyibukan & menguntungkan beberapa pihak seperti media, lembaga survey , advertising , tukang sablon dan paling marak sekarang adalah para buzzer . 

Karena saya sendiri adalah seorang buzzer, jadi saya mau sedikit bahas tentang buzzer  itu apa  .
Buzzer, influencer atau rain maker itu sebenarnya sama saja, hanya istilahnya saja. Influncer adalah orang yang mampu mempengaruhi follower ( pembaca blognya, teman facebooknya, followe twitter-nya), sehingga memberikan efek buzz di social media. Mempengaruhi dalam aspek informasi, trend dll sehingga di ikuti oleh yang lainnya.

Nah berikut beberapa pengertian influencer dari beberapa nitizen dunia antara lain:
Rob Stone, Cornerstone: influencer adalah seseorang yang punya cara berpikir dan cara mengekspresikan diri yang berbeda-beda.
Josh Peskowitz, fashion editor: influencer adalah seseorang yang menjadi perhatian banyak orang karena kreatif dan inovasinya, atau bisa mengenali apa yang terjadi di masa datang dan bisa mempopulerkannya lebih dahulu dibanding orang lain.
Sky Gellatly, Team Epiphany: influencer adalah seseorang yang sangat dihormati, yang setiap opininya punya nilai.
Deirdre Maloney, BPMW Agency: influencer adalah seseorang yang bisa mengambil ide, brand, konsep, yang tidak ada dalam kesadaran mainstream, lalu mengubahnya menjadi kesadaran mainstream.
Jeff Staple, Staple Design: influencer adalah seseorang yang didengarkan opininya, dipercayai, dan membuat orang lain bereaksi setelahnya.
Seorang buzzer  bisa diartikan orang yg mempromosikan,mengiklankan & mengkampanyekan suatu product dan jasa orang lain . Bisa brand , event , orang atau kelompok  .
Contohnya brand “X” sedang mengeluarkan product baru, selain promosi lewat media TV/Koran, biasanya si klien akan mencari para buzzer untuk membantu mempromosikan via media social seperti twitter,FB,Blog dll .

Itu gratisan? Ya enggalah , pasti ada bayaran untuk si buzzer dan biasanya para buzzer mempunya rate harga  masing masing .Semakin banyak followernya atau bisa juga influence , engagement & klout nya bagus bisa semakin mahal harganya .
Ada buzzer yang mematok harga Rp 5 jt/Tweet dan mungkin ada yang bisa lebih dari segitu., Sebuah harga yg fantastik dan menggiurkan bukan!

Karena sekarang tahunnya politik , ga sedikit juga para buzzer yang menerima  tawaran politik . Misalnya mempromosikan  caleg A , mendukung  capres C , mendukung partai  B ,plus perihal black champaign terhadap lawan politiknya pun semua bisa di atur yang penting harga cocok semua beres.

Semua orang bisa jadi buzzer . Artis , pengamat , politikus 
Siapa aja bisa jadi buzzer mulai dari artis , akun publik , selebtwit , akun pribadi atau mungkin aktivis juga bisa jadi buzzer , mungkin kan J

Dan menurut gw buzzer tuh di bagi  3 ada buzzer idealis , buzzer komersil  & Buzzer kepaksa  .
Buzzer idealis biasanya akan selektif dan pilih pilih dalam mengambil suatu iklan . Dia akan menerima iklan dari klien yang sesuai atau cocok dengan hati nuraninya dia  aja bukan semata mata di bayar
Buzzer komersil biasanya akan ambil iklan apa aja asalkan ada sesuatu yg bisa di dapat. Bisa uang , tiket liburan dll .
Nah satu lagi buzzer kepaksa contohnya gini:  krn si buzzer kerja di perusahaan advertising dan dia mengelola beberapa akun twitter untuk di jadikan buzzer dan ternyata yang akan di iklankan ga sesuai sama hati nurani nya dia , ya mau ga mau dia harus tetep ngebuzzerin tuh klien hehe .
Buzzer juga punya caranya sendiri untuk mempromosikan klientnya .
Ada yang soft selling ada juga yang hard selling .
Contoh buzzer soft selling “ Tadi balik dari kampus keujan,terus mampir ke Resto X Gila enak banget men”
Contoh buzzer hard selling “ Mau tinggi langsing & putih tanpa efek samping, pakai aja product bla bla” hahahaha .
Balik lagi ke buzzer politik , gw sendiri bisa di bilang buzzer yg idealis  karena gw akan selektif milih iklan , tapi  gw jg ga sungkan buat promosiin apa yg gw suka dan sesuai hati nurani gw meskipun ga di bayar
Sempet beberapa minggu yg lalu dpt tawaran dari komunitas caleg perempuan, langsung gw Tanya “ ini buat promosi caleg tertentu / partai tertentu ga? Dia bilang enggak. Oke kalo gitu gw ambil.
Dan beberapa hari lalu jg dpt undangan  untuk jadi buzzer salah satu calon presiden tertentu .  Lagi lagi ga gw  ambil itu, kenapa,  soalnya jauh hari gw sering kritik si calonnya itu hehehe
Karena ini urusannya politik gw pribadi harus punya sikap, jangan sampe kita buzzerin capres tertentu padahal hati nurani kita nolak. Ditambah misalkan capres yang kita buzz belum teruji babat bebet & bobotnya . Salah pilih presiden rakyat yang menderita .
Kalau capresnya menang cuma karena media yg bikin jadi bagus tapi sebenernya ga, bisa amsyong ini Indonesia .
Negara kita ga maju maju, korupsi merajalela , sumberdaya di keruk asing, Mau !!
Selain promosi lewat twit twit tertentu biasanya si buzzer membuat semacam #Hastag biar masuk trending topic .
Ambil contoh sekarang  fenomena yg lagi rame ramenya tentang  jokowi jadi capres .  Ada aja hastag yg berhubungan sama dia. Kemaren misal ada hastag #JKW4P ,  #ReplaceSongWithJokowi , #JokowiPenghianat mungkin besok besok bikin lagi hastag #JOKOWI4ME J  .
Ada pro dan kontra dan semua itu ga alami orang ngetwit pake hesteg tersebut , biasanya  ada team buzzer di belakang hastag tersebut
Tapi apa betul #hastag yg masuk TTI &TTWW semuanya ngerti  tujuan hesteg tersebut
Engga semuanya juga sih .  Ada juga antara #Hastag dan isi twit ga nyambung .
Contoh : “  Hari ini kamu ngapain aja #JKW4P “ atau “ Lagi kangen someone ga ? #JKW4P “
Itu hanya permainan #Hastag  dan si buzzer untuk membuat pertanyaan pake hastag tertentu
Biasanya akun publik yang bergenre kepo yang jago bikin TTI &TTWW kaya gitu.  Dan ga menutup kemungkinan akun public yang bergenre lainnya  juga bisa . Point terpenting disini adalah seberapa banyak pertanyaan yg di berikan menggunakan hastag tertentu dan jumlah follower juga yang mempengaruhinya .
Jadi bukan berarti yang masuk trending topic , topic tersebut lagi rame di bicarain sesaentro jagat twitter . Salah satu trik nya ya yang tadi udah di bahas .
Ada lagi akun public yang bergenre “ Nyindir, nyinyir “cocok nih buat black champaign .
Kalo kata @FebryMeuthia jadi buzzer bohong dikit mah ga apa apa . J
Jadi intinya setiap apa yang kita lihat di TV, Koran ataupun social media kadang  ga semua nya fakta yang bener . Bisa jadi rekayasa bisa jadi ga bener . Tinggal kita gunakan akal dan hati kita aja untuk memilihnya .
Sekarang jamannya fitnah bertebaran di muka bumi ini bro .
Newer Post
Previous
This is the last post.

0 comments: