7 Dec 2014

Seperti mata uang yang punya dua sisi , begitu juga dunia ini, selalu ada dua sisi dalam setiap kehidupannya . Baik dan buruk, kaya dan miskin , benci dan cinta, dermawan dan tamak, dan banyak lagi . Itulah sebagian dua sisi kehidupan manusia yang semua orang pasti mengalaminya. 

Sudah menjadi fitrahnya manusia dilahirkan dalam keadaan suci dan baik. Tapi dalam kenyataannya, setelah mereka tumbuh menjadi seorang yang sudah bisa menggunakan akal dan hati nya untuk bisa memilih mana yang baik dan tidak , banyak dari kita yang tidak bisa mengendalikan sifat buruk tersebut.

Orang kaya yang kikir ,yang hanya mengumpulkan harta dan mengukuhkan harta nya sendiri tanpa melihat di sekelilingnya . Korupsi yang semakin menjadi jadi. Di tv dan surat kabar yang memberitakan tentang pembunuhan, peperangan, hasud menghasud. Sampai hal hal mungkin kita anggap kecil yang kadang kita tidak peka bahwa apa yang kita lakukan merugikan dan menyakiti perasaaan orang lain.
Dari mulai bertindak tidak adil terhadap teman, mengeluarkan kata kata yang melecehkan dan tidak pantas, mengosip , saling menjatuhkan dan banyak hal.

Terus yang menjadi pertanyaan “ Kenapa hal hal buruk tersebut masih ada dalam diri manusia. Padahal kita di lahirkan dalam keadaan suci dan baik?” . Mungkin ada sebagian ada yang menjawab “ Namanya juga manusia pasti ada salah dan khilaf”, atau “ manusia tidak ada yang sempurna” dan masih banyak jawaban jawaban yang pasti mempunyai alasannya sendiri.

Disini saya sedang bermimpi dan membayangkan “ alangkah indah dan bahagianya kehidupan ini jika semua sifat sifat buruk yang kita punya kita bunuh dan kita kubur dalam dalam sehingga tidak akan pernah ada lagi di kehidupan kita”. Sehingga kita bisa berbisik dalam hati “ Kematianmu( baca: sifat buruk) adalah awal dari kebahagiaanku.” Apa mungkin!!!!!!



Hanya sedang membaca kehidupan saya sendiri dan terus mencoba untuk belajar , belajar hidup untuk hidup.


Bogor 15 May 2010 15:14

Belajar hidup untuk hidup

0 comments: