2 May 2016

11:14 pm
Selain dijuluki kota hujan, Bogor merupakan salah satu kota tujuan kuliner yang cukup terkenal. Lihat saja, setiap sabtu dan minggu, kota ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan yang kebanyakan dari Jakarta.

Selain mengunjungi tempat-tempat wisata seperti Kebun Raya Bogor, Puncak, banyak juga wisatawan yang datang ke Bogor hanya sekedar kuliner-an . 

Beragam jajanan ditawarkan dari mulai kuliner pinggir jalan sampai cafe dan kedai rumahan. Ambil contoh Makaroni panggang yang selalu dipadati pengunjung. Lalu tak jauh dari situ, ada tempat cemilan yang cukup ramai juga yaitu Apple pie. Dan jika haus dan ingin yang segar-segar, kita tinggal menyebrang jalan melewati taman kencana . Disitu ada es buah yang cukup terkenal yaitu Es Buah Pak Ewok. Di Pak Ewok selain menyediakan sop buah, ada juga makanan seperti siomay, batagor,mie ayam. 

Setelah kenyang berwisata dan kulineran jangan lupa membeli ole-ole dan buah tangan untuk orang dirumah. Cukup banyak jenis ole-ole yang kita bisa beli. Ada Roti Unyil, Lapis Bogor dan tentunya salah satu khas Kota Bogor yaitu Talas.

Bicara tentang makanan , jadi teringat masa kecil dulu. Banyak makanan yang dulu sering saya temui dan bahkan sering buat sendiri . Salah satunya Dodongkal.

Dodongkal adalah salah satu makanan khas jawa barat. Di beberapa daerah di Jawa Barat makanan ini dinamakan Awug. 

Pada waktu kecil dulu, saya sering memakan makanan ini. Selain banyak yang jual, terkadang nenek suka juga membuatnya. 

Dodongkal terbuat dari bahan Tepung beras yang dikukus disebuah tempat yang bernama "Aseupan". ( Aseupan ini semacam tempat berbentuk kerucut terbuat dari bahan bambu ). Di dalam tepung beras tersebut diselipkan gula merah/gula ijen lalu dikukus selama beberapa lama. Setelah matang , dodongkal tersebut di taburi kelapa yg sudah dikerok.

Karena bahan dasarnya dari tepung beras, memakan dodongkal bisa membuat perut cepat kenyang seperti makan nasi. Tapi bedanya, dodongkal ini rasanya manis.

Sudah lama sekali saya tidak makan dan menemukan makanan ini. Terakhir kali mungkin saat saya masih SD. Makanya ketika melihat gerobak  makanan pinggir jalan yang bertulisan dodongkal, saya langsung melipir dan membelinya. 


Ternyata rasanya tidak berubah. Tetap enak dan bikin kenyang. Pertama saya melihat penjual dodongkal ini di daerah Pasir Kuda Cibalagung Bogor Barat. Dan ketika saya cerita ke teman saya tentang dodongkal ini, dia kasih tahu bahwa setiap car free day di daerah Sempur ada juga yang menjual makanan ini. 

Jadi jika sedang berkunjung ke Bogor dan ada yang ingin mencoba dan merasakan makanan dodongkal ini bisa datang ketempat tersebut.

Nulis sambil berdiri dikereta
Bebeksaurus

0 comments: