18 Oct 2017


Semua orang mempunyai kesibukan dan tujuannya masing-masing dalam mencari harta dan rejekinya didunia. Ada yang jadi pedagang, pengusaha, ads juga yang menjadi karyawan. 

Saking sibuknya dengan urusan didunia,  kadang kita lupa untuk mengejar bagian untuk akhirat. Kita lebih terpaku  dan terpukau dengan kesenangan-kesenangan di dunia ini. 

Memang, usaha yang kita lakukan di dunia ini akan cepat mendapatkan dan kita rasakan hasilnya dari pada akhirat. Contoh kecil, jika kita giat bekerja keras, berdagang dengan tekut, keuntungan-keuntungan materi akan kita rasakan setelahnya. Naik gaji atau naik pangkat untuk karyawan, dagangan yang laris dan mendapatkan keuntungan yang berlipat. 

Lain halnya dengan usaha kita untuk akhirat. Yang wajib seperti sholat, puasa, zakat dan sebagainya kita kerjakan. Ditambah amalan seperti baca Al Quran, sedekah dan lain-lainnya. Semua itu akan kita rasakan kelak dan dibalas kelak oleh Allah. 

Menurut saya, kita harus bisa berada ditengah-tengah. Gunakan hak didunia untuk urusan didunia, tapi jangan lupa juga gunakan hak didunia ini untuk akhirat. 

Selain kewajiban-kewajiban untuk akhirat kita kerjakan, seperti ibadah sholat dan lainnya, kita bisa menambahkan bekal amal untuk akhirat dari kehidupan kita di dunia ini. Misalkan, kita mencari rejeki diniatkan untuk ibadah menghidupi keluarga. Kita kumpulkan harta benda untuk bisa bersedekah, menolong farkir miskin, membuat sekolah atau masjid, dan ibadah ke tanah suci. 

Saya pernah baca sebuah buku karangan Pak Hamka, kira-kira intinya dia kurang setuju dengan apa yang dilakukan seorang sufi, dengan terus beribadah kepada Allah, tapi lupa akan haknya didunia.  Tapi kita tidak boleh lupa dan lalai juga dengan urusan didunia dengan terus mencari harta dan lupa akan ibadah. Kita harus berada ditengah-tengah. Jangan takut untuk berusaha menunaikan hak-hak didunia, tapi tak lupa juga hak-hak untuk akhirtanya.

Sebagai seorang hamba, kita diwajibkan untuk beribadah kepada Allah SWT. Salah satunya Sholat. Sholat merupakan  tahapan kedua dalam rukun Islam setelah mengucapkan dua kalimat sahadat. Sholat merupakan tiang agama. Kita wajib melaksanakannya dalam keadaan apapun dan harus dengan sekuat tenaga untuk tidak meninggalkannya. 

Mengerjakan sholat bisa sendiri atau berjamaah. Tapi, menurut salah satu hadist Nabi, sholat berjamaah itu banyak lebih baik dan banyak keutamaannya dibandingan sholat sendiri. 

"
Shalat jamaah lebih baik 27 derajat dibanding shalat sendirian.” (HR. Bukhari, no. 645 dan Muslim, no. 650)
Ada yang menarik yang sering saya amati di lingkungan kantor tempat saya bekerja. Jadi, 5 atau 10 menit sebelum waktu Sholat masuk, baik Zuhur atau Ashar, teman-teman sudah banyak meninggalkan pekerjaannya dan pergi menuju salah satu mall. Mereka mengajak dan saling mengingatkan untuk berhenti sejenak dari keduniaan. Mereka pergi untuk menunaikan ibadah sholat berjamaah dimesjid yang ada di mall. Kebiasaan itu konsisten dilakukan hampir beberapa tahun ini. Saya sendiri terkadang ikut serta mereka, tapi lebih banyak lalainya. 

Di Masjid dimana kita sholat, tak sedikit pula karyawan-karyawan yang sudah siap untuk sholat berjamaah dan sejenak meninggalkan hiruk pikuk keduniaan. Hampir semuanya karyawan yang bekerja didekat situ. Mereka berjamaah, ada juga yang membaca Al Quran dan tak sedikit waktu setelah sholat digunakan untuk berdiskusi.

Memang sudah semestinya, sesibuk-sibuk kita dengan urusan di dunia, jangan kita melalaikan dan lupa hak kita untuk akhirat kelak.  Dunia ini hanya persinggahan, perbanyak bekal untuk akhirat kelak. Bekal Amal yang wajib, juga bekal amal-amal kebaikan yang lainnya. 

Sholat salah satu yang harus kita jaga supaya kita terus konsisten mengerjakannya dan konsisten untuk tidak meninggalkannya. Sholat sendiri dirumah atau berjamaah dimasjid agar kita bisa mendapatkan keutamaannya. 

Semoga kita selalu istiqomah dan menjaga sholat kita dari penyakit hati.

Ini ada sebuah video yang pernah saya buat. Judulnya 27 derajat. Tonton dan subscribe ya channelnya. 






19 Oktober 2017
Commuterline Bogor - Ps Minggu


Www.bebeksaurus.com
"Belajar hidup untuk hidup"







0 comments: