14 Oct 2018

10:53 pm
Cakrawala mulai menguning dan sayup-sayup malam telah terasa. Waktu magrib sudah datang. Kami biasanya berhenti sejenak untuk menunaikan sholat magrib.

Masjid yang kita singgahi adalah Masjid Daarut Tauhid yang ada di daerah Pasar Santa. Jika kita sholat disitu, itu tandanya saya ikut nebeng bareng teman hehe. 

Sambil membuka sepatu di halaman masjid, saya sering memperhatikan senja yang menguning dan Lambat laun meredup menuju malam. 

Tak lama berselang azan magrib berkumandang. Semesta menunduk dan sunyi. Meresapi lantunan azan yang meliuk-liuk ditiup angin. Orang-orang berdatangan , berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia. Bersujud, pasrah dan kerdil.

Sholat pun usai dan oran-orang berlalu meninggalkan masjid satu persatu. 
Saya pun bergegas, duduk dipelataran sambil memakai sepatu. 

Biasanya, setelah selesai sholat, tak lama berselang suara lonceng berdentang beberapa kali dari sebuah gereja tak jauh dari situ. Saya tak tahu nama gerejanya apa. Tapi biasanya, itu gereja Katolik . Suaranya sayup-sayup. Melengkapi kepergian senja dalam sebuah harmoni yang indah. 

Perbedaan tak membuat kita bermusuhan. Itu semestinya. Karena harmoni harus terus tercipta seperti senja melepas matahari dan malam menyambutnya dengan suka cita. 



Jakarta 21 Sept 2018

Depan pelataran masjid Daarut Tauhid #bebeksaurus #belajarhidupuntukhidup

0 comments: